ADVERTISE

Cari Disini

Translate

Sunday, May 29, 2016

Jangan Sepelekan Sakit Batuk yang Anda Alami!


Sumber: kutipan wawancara dr. Ferdi, tim member Dokter Dokita dengan majalah Gatra

Kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini berakibat munculnya berbagai macam penyakit. Salah satu jenis penyakit umum adalah batuk. Namun banyak orang yang kurang peduli dan menyepelekan bila terserang batuk. Padahal bila berlarut-larut, batuk ini berakibat fatal bagi kesehatan kita.

Menurut siaran pers RS Evasari di Jakarta, batuk bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa, saat pertahanan tubuh sedang melemah. Batuk terjadi saat hembusan udara yang kuat mendorong lender, bakteri, dan sumber iritasi lainnya pada saluran napas.
“Jadi batuk adalah bentuk refleks untuk mengeluarkan sesuatu yang menghambat saluran napas kita. Justru akan berbahaya bila benda-benda yang menghambat jalur napas tersebut tidak dapat dikeluarkan melalui batuk”, jelas Dr. Tubagus Ferdi Fadilah Sp. A, M. Kes, dari RSIA Evasari, Jakarta.
Menurut dr. Ferdi, batuk merupakan mekanisme refleks fisiologis yang membantu membersihkan saluran nafas dari lendir, iritan, benda asing dan mikroba. Dengan demikian, katanya, bila terjadi batuk kita berusaha mencari kausanya (penyebabnya), sebab jenis-jenis batuk terdiri dari batuk kering, batuk berdahak, dan batuk alergi.

“Untuk awam, dapat mengenali batuk dari suaranya, apakah itu batuk berdahak atau kering,” ujar dr. Ferdi. Untuk jenis batuk berdahak, biasanya terdengar basah karena adanya lendir pada saluran pernafasan.

Hal ini dapat terjadi karena adanya infeksi maupun alergi sehingga saluran nafas menjadi sembab dan produktivitas lendirnya banyak. Jenis batuk kering adalah tenggorokan terasa gatal, perih dan kering. Batuk kering ini biasa disebabkan karena debu, iritasi dan pada beberapa jenis infeksi viris seringkali ‘barking’ alias batuk mengonggong.

Sedangkan batuk alergi biasanya terjadi karena adanya reaksi sensitif peradangan. Di antara kita mengenali batuk alergi adalah seringkali bersin, saluran nafas gatal dan hidung tersumbat.
Dijelaskan, penularan batuk terjadi melalui kontak dengan sumber penularan ataupun udara. Misalnya bisa berupa adanya kontak langsung dengan cairan tubuh atau lendir seorang yang terkena flu dan bila daya tahan tubuh yang kurang baik memudahkan virus dan bakteri masuk ke dalam tubuh.
“Batuk karena virus merupakan jenis batuk yang umum diderita, di antaranya disebabkan karena respiratory syncsitial virus. Beberapa bakteria juga bertanggungjawab terhadap terjadinya radang paru atau pneumonia, di antaranya seperti Pneumokokus. Sedangkan batuk karena alergi contohnya adalah asma yang disertai dengan sesak nafas,” paparnya.

Jadi batuk terjadi bisa dari virus atau bakteria, maupun adanya iritan dan alergen serta adanya kontak udara.
Dr. Ferdi berpesan agar kita mengenali jenis-jenis batuk yang dialami. Pasien pengidap batuk hendaknya tidak sembarang memberi obat dari apotik.

Menurutnya, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk mengetahui jenis batuk dan penanganannya. Jenis obat batuk pun ada dua, yaitu ekspektoran (pengencer dahak) dan antitusif (penekan batuk). Sebenarnya selain pemberian obat batuk umum, dapat pula dilakukan inhalasi (penguapan).
“Pada dasarnya, ketiga jenis batuk itu bisa dilakukan penguapan atau inhalasi hanya saja yang membedakannya adalah obat yang diberikan pada inhalasi tersebut,” tambahnya.
Untuk itu, ia menghimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap penyakit batuk untuk tidak menyepelekannya. Sebab dari batuk ini kita juga dapat mengenali berbagai penyakit yang ada dalam tubuh kita. Hidup sehat dan hidup bersih tetap menjadi kunci utama mencegah penularan berbagai macam penyakit.

Batuk Yang Biasa Di Derita Oleh Anak-Anak



 
 
Anak seringkali terserang penyakit dikarenakan sistem pertahanan tubuhnya belum sempurna. Anak lebih mudah terserang bakteri, virus dan mikoorganisme akibat dari sistem imunitas tubuh yang masih lemah. Gangguan kesehatan yang seringkali menyerang anak-anak adalah flu dan batuk.

Meskipun gangguan kesehatan anak seperti batuk tidak membahayakan akan tetapi harus tetap diwaspadai dan juga dilakukan pengobatan. Taukah anda bahwa batuk pada anak memiliki banyak macamnya dan obat yang berbeda? Pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai macam-macam batuk pada anak dan solusi pencegahan batuk pada anak.
Pengertian Batuk

Batuk bukan merupakan suatu penyakit, batuk adalah pertahanan yang dilakukan oleh tubuh untuk menjaga saluran pernapasan. Batuk juga dapat dikatakan reaksi tubuh ketika menghadapi iritasi tenggorokan terhadap makanan, debu, asap dan juga lendir. Batuk pada anak dapat dibedakan menjadi dua yaitu batuk akut dan batuk kronis. Batuk akut merupakan batuk yang terjadi dari 14 hari. Sedangkan batuk kronis adalah batuk yang lebih dari 14 hari dan terjadi dalam 3 episode yaitu 3 bulan berturut-turut.
Batuk Pada Anak

Batuk merupakan keluhan kesehatan yang seringkali dialami oleh anak. Batuk berhubungan dengan infeksi pernapasan. Infeksi pernapasan meliputi infesi pernapasan atas yaitu terjadinya pilek yang dikenal dengan hidung beringus, nasofaringitis akut atau faringoronitis akut dan juga common colds. Sedangkan infeksi pernapasan bawah diantaranya adalah bronkitis, bronkiolitis dan juga pneumonia.

Meskipun batuk tidak akan membahayakan dan hanya merupakan refleks tubuh untuk membersihkan jalan napas akan tetapi apabila kondisi batuk pada anak disertai dengan demam yang tinggi hingga suhu tubuh mencapai 39 erajat celcius dan berlangsung selama tiga hari, terjadi lesu dan bernapas yang cepat,kondisi tubuh anak yaitu pada bagian wajah, bibir dan lidah mengalami kebiruaan disertai dengan berdarah maka harus segera diambil tindakan.
Macam-macam batuk pada anak 

1. Batuk "Menggonggong"
Batuk yang disebabkan oleh croup yaitu terjadinya peradangan trakea dan larings yang disebabkan karena alergi, infeksi pernapasan atau perubahan suhu yang terjadi di malam hari. Pada anak saluran napas akan menyempit sehingga mengalami peradangan, pita suara akan mengalami pembengkakan dan menjadi kesulitan bernapas. Inilah yang menyebabkan anak yang berusia dibawah 3 tahun menderita croup meskipun kebanyakan kasus dapat ditangani di rumah akan tetapi konsultasikan kepada dokter apabila sering dialami oleh anak. 

2. Batuk Rejan
Batuk rejan memiliki ciri ciri kerap kali ingin muntah setelah suara batuk berakhir. Terdapat bunyi "whoop" setelah batuk berakhir yaitu disaat anak menarik napas dalam setelah mengalami batuk terus menerus. Jenis batuk ini disebabkan bakteri pertussis. Batuk jenis ini menular melalui cairan yang terinfeksi yaitu ketika penderita tertawa, batukk dan bersin. Apabila anak mengeluarkan bunyi whoop setelah batuk terus menerus kemungkinan besar merupakan gejala batuk rejan apalagi bila anak belum diberikan vaksinasi. Pada bayi yang menderita pertusis harus segera mendapatkan pertolongan dokter karena akan menyebabkan kekurangan oksigen.

3. Batuk Mengi
Pada jenis ini ditandai dengan bunyi mengi saat anak mengeluarkan napas. Batuk mengi dapat menjadi pertanda terjadinya sumbatan di jalan napas bawah yang disebabkan infeksi pernapasan seperti pneumonia atau bronkiolitis, asma atau juga tersangkut pada jalan napas. Kondisi seperti ini harus mendapatkan penanganan dokter sehingga memiliki obat yang dapat meredakan gangguan yang dialami anak terkecuali anda sudah mempersiapkan obat khusus sesuai resep dokter yang dapat menangani di rumah.
 
4. Batuk Mendadak

Batuk mendadaka banyak penyebabnya salah satunya karena tersedak makanan atau minuman yang masuk pada jalur yang salah. Makanan atau minuman yang harusnya masuk pada jalur pencernaan akan tetapi malah masuk pada jalur pernapasan sehingga membuat tersedak. Dengan batuk maka akan membuat jalan napas yang tersumbat dibersihkan. Batuk mendadak hanya terjadi sebentar saja meskipun demikian pada beberapa kasus seringkali anak mengalami batuk mendadak yang sulit reda maka dibutuhkan pertolongan pertama. Jangan membersihkan tenggorokan dengan jari karena akan menyumbat semakin jauh.
 
5. Batuk Pada Malam Hari
Seringkali anak mengalami batuk hanya pada malam hari. Kondisi dimana saat berbaring di tempat tidur, sumbatan yang terjadi pada hidung akan mengalir ke tenggorokan dan menimbulkan iritasi. Meskipun kondisi ini tidak akan membahayakan anak. Batuk pada malam hari harus diketahui penyebabnya dikhawatirkan disebabkan asma yang diderita anak.
 
6. Batuk Pada Siang Hari
Batuk yang hanya terjadi siang hari disebabkkan karena asma, pilek, flu, asma atau infeksi pernapasan. Bahkan kondisi lingkungan dapat menyebabkan terjadinya batuk pada siang hari sepeerti terlalu dingin atau hewan peliharaan yang dapat menyebabkan anak batuk.
 
7. Batuk yang disertai pilek
Kondisi anak pilek seringkali disertai dengan batuk. Batuk yang dialaminya merupakan batuk berdahak atau batuk kering. Umumnya berlangsung selama 1 minggu setelah pilek mereda.
 
8. Batuk dengan muntah
Batuk yang diderita anak berat seringkali merangsang refleks muntah. Meskipun kondisi ini tidak membahayakan. Kondisi ini biasa terjadi pada anak yang mengalami batuk, selama anak muntah lendir bukan muntah darah.
 
9. Stridor
Kondisi stridor adalah suara napas yang kasar dan berisik. Apabila terdengar stridor anda dapat segera membawa anak ke dokter. Stridor adalah pembengkakan pada jalan napas dimana terjadi karena croup (virus). Bahkan dapat terjadi dikarenakan penyumpatan jalan napas yang berat atau dikenal istilah epiglotitis.
Solusi dan Pencegahan Batuk pada Anak

Secara waktu berlangsungnya batuk dapat dibedakan menjadi batuk akut dan batuk kronis. Untuk membantu meredakan batuk pada anak adalah dengan cara cara berikut :
  • Anak yang mengalami batuk terus menerus selama satu jam diwaspadai sebagai bronkhitis.
  • Hindari makanan atau minuman yang dapat merangsang batuk.
  • Ketika anak sedang batuk berikan makanan atau minuman dalam porsi yang sedikit agar tidak merangsang muntah.
  • Anda dapat menggunakan kayu putih atau minyak telon pada dada anak untuk memberikan kehangatan.
  • Sedangkan untuk mencegah batuk pada anak adalah dengan cara-cara berikut ini :
  • Apabila anda sedang batuk gunakan masker sehingga tidak mudah menular pada anak anda.
  • Menutup mulut ketika batuk.
  • Berikan makanan yang bergizi yang dapat menjaga daya tahan tubuh anak anda.
  • Cegah beberapa penyakit batuk dengan imunisasi. Batuk yang dapat dicegah dengan imunisasi yaitu imunisasi DPT dan imunisasi BCG.

Dengan demikian anak yang seringkali mengalami batuk harus diketahui penyebabnya dikhawatirkan menjadi gejala penyakit asma atau bronchitis. Pada dasarnya batuk adalah gangguan kesehatan yang ringan yang tidak perlu dikhawatirkan meskipun demikian harus diberikan pengobatan untuk membuat kondisi anak menjadi nyaman. Obat batuk yang diberikan pada anak harus disesuaikan dengan jenis batuk anak.

Sumber : Macam-Macam Batuk Pada Anak - Bidanku.com http://bidanku.com/macam-macam-batuk-pada-anak#ixzz49yHjZKPL

Macam-macam Batuk dan Artinya




 
Ilustrasi (ziarelive.ro)

Metrotvnews.com: Alergi? Flu? Apapun penyebabnya, ada alasan sederhana di balik kenapa batuk itu terjadi. Menurut Dr Jonathan Parsons, Direktur Klinik Batuk di University Wexner Medical Center Ohio, menjelaskan bahwa batuk merupakan mekanisme pelindung untuk membersihkan jalan napas Anda.

Anda tidak bisa menentukan batuk apa yang Anda derita hanya dengan mendengarkannya saja. Ada beberapa perbedaan kunci untuk memberi petunjuk tentang batuk apa yang Anda derita.

Batuk Postnasal Drip kedengarannya samar-samar, bisa seperti batuk kering, bisa juga batuk basah. Ini biasanya disebabkan oleh lendir yang menetes ke bawah tenggorokan Anda (baik karena alergi atau dingin), yang menggelitik ujung saraf sehingga memicu batuk.

Gejala batuk ini pasti akan memburuk saat malam hari, di mana ada perasaan geli di bagian belakang tenggorokan Anda. Jika itu karena alergi, mungkin mata Anda juga akan gatal-gatal dan Anda tidak berhenti bersin.

Jika Anda mencurigai itu adalah alergi, segera periksakan diri Anda ke dokter. Dan apabila itu hanya terjadi karena hawa dingin, Anda dapat mencoba solusi alami seperti meminum air garam. Tetapi, apabila dalam jangka waktu lebih dari seminggu Anda tetap batuk, mungkin Anda menderita infeksi sinus dan Anda memerlukan antibiotik sebagai obatnya.

- Asma
Batuk penyakit Asma biasanya terdengar seperti batuk kering yang berakhir dengan bunyi menciut-ciut. Pada penderita asma, saluran pernapasannya telah meradang, hingga ia kesulitan bernapas dan batuk.

Tanda-tanda lainnya, batuk akan semakin memburuk pada malam hari atau saat Anda sedang beraktivitas yang menyebabkan dada sesak, sesak napas, dan kelelahan.

Ketika memeriksa asma, dokter akan melakukan spirometri, tes fungsi paru-paru. Untuk mengobatinya, ada dua jenis obat yaitu obat bantuan cepat (bronkodilator seperti albuterol, yang membuat pasien lebih mudah untuk bernapas) dan obat-obatan yang harus diminum setiap hari untuk mengendalikan asma.

- Gerd
Batuk gerd terdengar seperti batuk kering dan batuk spasmodik. Gerd merupakan penyakit ketika asam dari perut Anda naik ke kerongkongan Anda. Ini adalah penyebab paling umum kedua dari batuk kronis, yang menyebabkan sekitar 40 persen kasus batuk yang ada, menurut data dari 2006 ulasan yang diterbitkan Nature.

Gejala lain dari batuk gerd yaitu batuk Anda akan semakin buruk ketika Anda berbaring atau makan. "Tanda klasik batuk dimulai setelah Anda berbaring di tempat tidur pada malam hari," kata Dr Parsons. Sekitar 75 persen pasien gerd dengan batuk kronis memiliki gejala lain, termasuk mulas dan suara serak.

Apabila Anda menderita gerd Anda perlu melakukan tes x-ray dari saluran pencernaan atas atau endoskopi (di mana dokter menyisipkan tabung fleksibel ke tenggorokan Anda untuk memeriksanya). Gerd diobati dengan obat-obatan OTC atau resep untuk mengurangi produksi asam, seperti Pepcid AC, Zantac, atau Prilosec.

- Pneumonia
Batuk pneumonia awalnya adalah batuk kering yang setelah beberapa hari berubah menjadi batuk basah dengan lendir berwarna kuning, hijau, bahkan merah.

Tanda-tanda lainnya bisa demam, menggigil, kesulitan bernapas, bahkan nyeri saat Anda bernapas dalam-dalam.

Dokter Anda biasanya dapat mengetahui apakah Anda memiliki pneumonia dengan menaruh stetoskop pada dada Anda. Tetapi, terkadang juga memerlukan x-ray dan tes darah untuk menentukan apakah itu virus atau bakteri. Pengobatan terakhir batuk ini dengan meminum antibiotik, jika itu virus, satu-satunya obat dari batuk pneumonia adalah istirahat, OTC obat-obatan batuk, dan sup ayam. (Sumarni / foxnews)

Friday, May 27, 2016

Diet Sehat

I

‎Siapa yang tak ingin memiliki bentuk tubuh ideal?. Hampir semua orang pasti menginginkan tubuh langsing dan ideal.

Untuk mendapatkan tubuh ideal, biasanya seseorang kerap melakukan diet. Nah, bagaimanakah diet yang baik untuk tubuh agar tetap sehat?.

‎Pendiri lightHOUSE Indonesia dr. Grace Judio Kahl mengatakan, diet yang baik agar tetap sehat itu tidak perlu mengurangi porsi makan yang terlalu berlebihan atau ekstrim.

"Cukup dengan menyeimbangkan kalori yang dibutuhkan tubuh dan kalori yang masuk dalam tubuh," ujarnya ‎dalam acara Healthy Talkshow lightHOUSE di SCTV Tower Jakarta, Selasa (24/5).

Dr. Grace membeberkan, idealnya kalori yang dibutuhkan wanita itu sekitar ‎1600-2000 kalori per harinya. Sedangkan, pria membutuhkan 1800-2000 kalori. "Itu tergantung pada berat badan dan tinggi badan," ucapnya.

Agar kalori tetap terjaga, dr. Grace mengatakan, hindari makanan yang mengandung gula, tepung, dan minyak. Sebab, kandungan tersebut memiliki kalori yang tinggi.

Contohnya, empat sendok teh minyak setara dengan nasi mangkuk kecil. Makan mie setara dengan 8 kali lipat makan dada ayam ‎grill. Makan ayam goreng tepung setara 10 kali lipat makan dada ayam ‎grill.

Dr. Grace menyarankan, sebaiknya makanan yang perlu dikonsumsi saar diet agar tetap sehat adalah sarapan dengan semangkuk kecil cereal plus susu. "Untuk camilan atau snack bisa mengonsumsi kacang edamame semangkuk kecil atau buah atau agar-agar," sebutnya. Saat makan siang, dia melanjutkan, makanlah makanan yang mengandung protein dari lauk, sayur semangkuk kecil, nasi merah putih semangkuk. "Dan ‎makan malam pilih lauk berprotein, salad semangkuk, dan dua roti tawar. Usahakan makanan dibuat sendiri," tandas dr. Grace.
 

Tuesday, May 24, 2016

Sakit Dada Sebelah Kiri ? Hati-Hati, Berikut Penjelasannya


Sakit dada sebelah kiri kerap dikaitkan dengan serangan jantung yang mengancam jiwa. Akan tetapi, bisa juga disebabkan oleh gangguan lain.

Apabila Anda sakit dada kiri oleh karena serangan jantung, Anda memerlukan bantuan medis secepat mungkin. Namun, apabila disebabkan oleh gangguan lain, bisa jadi Anda tidak memerlukan pertolongan darurat.


Untuk itu penting mengetahui apa saja penyebab sakit dada sebelah kiri dan apa saja gejala-gejala yang mengiringinya, agar Anda dapat memperoleh penanganan yang tepat.
Kenali Penyebab dan Gejalanya

Berikut ini beberapa gangguan yang dapat menyebabkan sakit dada sebelah kiri.
Serangan jantung

Serangan jantung terjadi saat aliran darah ke otot jantung tiba-tiba terhambat. Jika sakit dada sebelah kiri karena serangan jantung, Anda akan merasa dada Anda ditekan, diremas, dan muncul rasa berat dalam rongga dada. Tidak jarang diiringi dengan rasa seperti terbakar.

Selain itu, mungkin juga timbul rasa sakit seperti ditusuk-tusuk atau mati rasa pada lengan kiri, yang dapat merambat ke lengan kanan. Lengan dapat terasa lebih lemah atau lebih berat dari biasanya.

Saat serangan jantung akan muncul, dapat terjadi gejala sesak napas, rasa lelah yang luar biasa dan sakit kepala. Gejala lain yang dapat terjadi adalah tubuh mengeluarkan keringat dingin dan wajah memerah. Gejala yang muncul bisa berbeda pada tiap orang.
Angina

Kondisi ini disebabkan oleh makin menyempitnya arteri ke jantung sehingga aliran darah tidak mengalir normal. Gejala yang dirasakan adalah dada terasa sesak atau rasa sakit tajam seperti kram otot pada dada sebelah kiri. Biasanya terjadi setelah aktivitas fisik yang membuat jantung bekerja lebih keras.
Gangguan pada usus

Saat banyak gas yang terbentuk di usus dan tubuh belum mengeluarkan semuanya, gas menjadi menumpuk dan mendorong usus sehingga dapat timbul sakit dada. Kondisi ini biasanya disertai oleh gejala perut terasa kembung dan sering bersendawa. Gangguan saluran pencernaan lain adalah GERD (gastro-esophageal reflux disease), yang mana terdapat aliran balik dari isi lambung ke kerongkongan. Gangguan asam lambung dapat merusak kerongkongan dan menyebabkan nyeri ulu hati.
Masalah pada paru-paru
Infeksi paru dapat menyebabkan peradangan paru (pneumonia) dan selaput di sekitar paru (pleuritis). Salah satu gejala yang dapat terjadi adalah sakit dada di sebelah kiri yang makin terasa saat bernapas dan diiringi dengan batuk atau napas yang terengah-engah.
Stres

Tidak hanya gangguan fisik, stres juga dapat menyebabkan sakit dada sebelah kiri. Stres yang tidak terkendali dapat menyebabkan rasa sesak, segera cari tahu cara mengatasi stres. Kondisi ini dapat diperparah dengan gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, konsumsi alkohol berlebihan, obesitas, atau diabetes. Jika kondisi ini tidak ditangani dengan tepat, dapat mengarah pada penyakit jantung.
Cedera

Cedera fisik pada dada, seperti otot yang meregang atau saraf yang tertekan dapat menyebabkan sakit dada sebelah kiri. Rasa sakit akibat saraf yang tertekan juga dapat menyebabkan mati rasa pada lengan yang sering kali disalahartikan sebagai serangan jantung
Pentingnya Penanganan Tepat

Penanganan sakit dada sebelah kiri berbeda-beda tergantung kepada penyebabnya. Yang terpenting, kenali gejala-gejala yang memerlukan tindakan segara, misalnya nyeri khas yang disebabkan oleh serangan jantung.

Ketika Anda merasakan sakit dada, cobalah berbaring dan ambil napas pendek beberapa kali. Minum air putih dapat membantu untuk menenangkan diri. Obat pereda nyeri kemungkinan dapat membantu meringankan rasa sakit.

Namun, segera minta pertolongan medis jika sakit dada yang dialami:
  1. Terasa berat, seperti tertekan dan diremas.
  2. Menyebar dari dada ke lengan, punggung, dan rahang.
  3. Berlangsung lebih dari 15 menit.
  4. Diiringi mual, muntah darah, sesak napas dan tubuh berkeringat.
  5. Memiliki risiko mengalami penyakit jantung koroner. Risiko ini bisa timbul jika Anda merokok, mengalami obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau diabetes.

Jangan remehkan sakit dada sebelah kiri yang Anda rasakan. Segera minta pertolongan dokter atau ahli medis untuk mengenali gejala yang Anda rasakan agar memperoleh pertolongan yang sesuai.

OBESITAS, Musuh Yang Dinikmati



Obesitas merupakan sebuah kondisi kronis di mana terjadinya penumpukan lemak di dalam tubuh sehingga melebihi batas yang baik untuk kesehatan. Pengukuran berat badan serta kaitannya dengan kesehatan ini bisa diukur melalui penghitungan Indeks Massa Tubuh (IMT).

IMT adalah penghitungan berat badan yang mengacu pada rasio berat dan tinggi seseorang. Manfaat penghitungan IMT ini adalah untuk mengetahui apakah seseorang mengalami kekurangan, kelebihan, atau berat badan yang sehat.


Rumus yang dipakai dalam penghitungan IMT adalah berat tubuh dalam kilogram dibagi dengan tinggi tubuh dalam satuan meter kuadrat (m²). Sebagai contoh jika berat badan seseorang adalah 66 kilogram dan tingginya adalah 1,65 meter, maka penghitungannya adalah 66/(1,65 X 1,65)= 24,24 kg/m².

Jika Anda termasuk populasi Asia dan hasil IMT Anda berada di bawah angka 18,5 kg/m², maka Anda kekurangan berat badan. Sedangkan jika berada di antara 18,5-22,9 kg/m², maka bobot tubuh Anda termasuk sehat.

Jika hasil IMT Anda berada di antara 25-30 kg/m², maka Anda kelebihan berat badan. Meski belum dikategorikan sebagai obesitas, Anda perlu berwaspada karena pada tahapan ini risiko masalah kesehatan seperti diabetes tipe 2, stroke, dan penyakit jantung sudah meningkat.

Seseorang baru masuk ke dalam kategori obesitas jika hasil IMT-nya menunjukkan angka di atas 30 kg/m². Pada tahap ini, risiko terkena masalah-masalah kesehatan tadi menjadi makin tinggi.
Penyebab obesitas

Untuk dapat menjalani aktivitas sehari-hari, kita membutuhkan energi. Energi ini kita dapat dari makanan yang kita konsumsi. Ketika jumlah asupan energi kita lebih besar dari yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas, maka sisa energi tersebut akan disimpan di tubuh dalam bentuk lemak.

Dua hal utama yang menyebabkan seseorang terkena obesitas adalah pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik. Seseorang yang banyak mengonsumsi makanan tinggi kalori dalam bentuk gula dan lemak, ditambah gaya hidupnya yang tidak banyak bergerak, akan rentan untuk mengalami obesitas.

Selain faktor makanan dan gerak fisik, obesitas juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan seperti hipotiroidisme atau kurangnya produksi hormon oleh kelenjar tiroid, oleh obat-obatan seperti kortikosteroid, atau oleh faktor genetika.
Pengobatan obesitas

Obesitas tidak boleh diabaikan karena dapat memicu masalah kesehatan seperti stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker seperti kanker usus dan payudara.

Obesitas dapat ditangani sendiri dengan disiplin menerapkan pola makan sehat seperti mengonsumsi makanan rendah lemak dan gula, serta berolahraga secara teratur seperti berjalan, bersepeda, bermain bulu tangkis, atau berenang. Selain dengan kedua langkah tersebut, penanganan obesitas juga bisa ditunjang dengan konsumsi obat-obatan, seperti misalnya orlistat.

Dalam beberapa kasus, obesitas dapat ditangani dengan operasi. Operasi biasanya hanya dilakukan jika obesitas sudah sangat parah sehingga dikhawatirkan dapat mengancam nyawa penderitanya. Operasi juga dipertimbangkan jika usaha-usaha menurunkan berat badan yang sudah dilakukan untuk beberapa waktu tidak membuahkan hasil.

Perlu Anda ingat bahwa penurunan berat badan yang dilakukan dengan usaha sendiri membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Karena itu dibutuhkan kesabaran serta kontinuitas agar hasil dapat diraih dan dipertahankan dalam jangka panjang.
 

Sunday, May 15, 2016

Kenali Tanda Serangan Awal Stroke

Apa itu Stroke?
Stroke adalah suatu gangguan fungsi otak yang terjadi secara mendadak, disebabkan semata-mata oleh gangguan pembuluh darah di otak, dan dapat mengakibatkan kematian. Umumnya stroke ditandai dengan timbulnya gangguan saraf (defisit neurologis) fokal atau global, yang berlangsung lebih dari 24 jam. Di Indonesia, stroke menjadi penyebab sekitar 15,4% kematian dari total kasus kematian akibat penyakit. Sebanyak 2,5% dari pasien stroke meninggal dunia, dan sisanya akan mengalami kecacatan yang beratnya bervariasi.
Gejala Stroke
Stroke dapat muncul kapan saja, di manapun dan pada siapa saja, baik saat seseorang sedang melakukan aktivitas maupun ketika sedang beristirahat, bahkan terkadang tanpa gejala penyerta sehingga kondisi sebelumnya benar-benar normal. Defisit neurologis fokal ditandai dengan gangguan fungsi bagian tubuh tertentu seperti wajah yang asimetris, artikulasi bicara menjadi cadel/ pelo, atau lengan dan tungkai menjadi lemah. Kelemahan pada lengan dan tungkai biasanya hanya menyerang satu sisi tubuh saja, kanan atau kiri, dan sangat jarang sekali terjadi pada kedua sisi tubuh secara bersamaan di waktu yang sama. Gangguan saraf ini terjadi akibat kerusakan setempat pada area ganglia basalis dimana terdapat serabut-serabut saraf motorik yang mengatur pergerakan otot di tubuh kita. Sedangkan defisit neurologis global terjadi karena adanya gangguan pada ARAS (Ascending Reticular Activating System), yang merupakan area otak yang mengatur kesadaran. Gangguan pada ARAS dapat berupa kerusakan setempat atau penekanan oleh bekuan darah/ kenaikan tekanan di dalam tengkorak.
Seseorang dikatakan menderita stroke jika mengalami defisit neurologis selama lebih dari 24 jam. Bila gangguan saraf berlangsung selama kurang dari 24 jam maka keadaannya disebut sebagai suatu Transient Ischemik Attack (TIA) atau stroke ringan. Perlu diingat bahwa TIA merupakan salah satu faktor risiko terjadinya stroke di kemudian hari, sehingga keadaan ini tidak bisa diabaikan begitu saja. Gejala klinis stroke murni disebabkan oleh adanya gangguan pada pembuluh darah otak, berupa penyumbatan ataupun pecah pembuluh darah otak, dan bukan disebabkan oleh penyakit lain seperti tumor otak, infeksi otak ataupun gangguan saraf perifer. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah otak diantaranya adalah hipertensi, kencing manis dan kolesterol.
Kenali Tanda Serangan Awal Stroke dengan FAST
Stroke merupakan suatu kegawatdaruratan dalam bidang penyakit saraf (neurologi). Bila tidak ditangani dengan baik dan segera, stroke dapat menyebabkan kecacatan dan bahkan kematian. Bagaimana cara termudah dalam memastikan bahwa seseorang terkena stroke? Hal ini merupakan pertanyaan yang sering timbul dalam pikiran masyarakat awam saat mendengar kata stroke. Tidak jarang keluarga pasien tidak menyadari bahwa salah satu anggota keluarga ternyata menderita stroke sehingga menyebabkan pasien terlambat dibawa ke rumah sakit. Dalam kasus stroke, terdapat istilah time is brain, waktu adalah otak. Semakin terlambat seseorang yang menderita stroke mendapatkan penanganan, semakin banyak pula jaringan otak yang akan mengalami kerusakan permanen, sehingga semakin berat pula kecacatan yang timbul.
Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap edukasi kesehatan bagi masyarakat, Eka Hospital memperkenalkan istilah FAST yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kewaspadaan masyarakat awam terhadap tanda awal serangan stroke. FAST merupakan singkatan dari istilah Face, Arms, Speech, Time.
Dengan mengetahui FAST, Eka Hospital mengharapkan setiap komponen dalam keluarga dan masyarakat memiliki kesadaran untuk segera membawa pasien stroke ke UGD rumah sakit terdekat, terutama yang memiliki pelayanan stroke terpadu. Ingat, golden period untuk penanganan pasien stroke adalah 3 jam dan time is brain! Jika pasien stroke segera ditangani, maka kesempatan dapat terselamatkan akan lebih besar, sehingga derajat kecacatan dapat ditekan serendah mungkin karena pasien stroke berhak atas kualitas hidup yang optimal.
Eka Hospital memiliki layanan stroke center terpadu. Tim dokter di Eka Hospital akan melakukan penanganan komprehensif terhadap pasien stroke, mulai dari awal serangan, pengobatan, hingga terapi pasca-stroke.
Face (wajah)
Mintalah orang yang dicurigai mengalami stroke untuk tersenyum. Perhatikan, apakah wajahnya tampak tidak simetris?
Arms (lengan)
Mintalah orang yang dicurigai mengalami stroke untuk mengangkat kedua lengan lurus ke depan dan menahannya untuk beberapa detik. Apakah ia hanya dapat mengangkat satu lengan saja? Bila ia dapat mengangkat kedua lengannya, apakah salah satu lengan terlihat turun?
Speech (bicara)
Mintalah orang yang dicurigai mengalami stroke untuk mengulang beberapa kalimat. Apakah ia mampu berbicara jelas atau terdengar pelo atau cadel? Akan lebih jelas bila kalimat yang diucapkan mengandung banyak konsonan huruf R seperti, ular melingkar-lingkar di atas pagar.
Time (waktu)
Seperti disebutkan sebelumnya, time is brain, setiap detik sangat berharga. Bila ditemukan salah satu gejala di atas, segera hubungi atau bawa pasien ke Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit terdekat yang memiliki fasilitas penanganan stroke terpadu.

Saturday, May 14, 2016

17 Cara Menghilangkan Bau Mulut dan Mencegahnya


Cara menghilangkan bau mulut. Sejatinya, mulut digunakan untuk mengeluarkan suara-suara yang nantinya akan direspon oleh lawan bicara yang berada di hadapan ataupun tidak langsung (melalui media seperti handphone). Bila Anda berhadapan langsung dengan seseorang untuk melakukan suatu pembicaraan, semua akan terasa nyaman ketika tidak tercium bau mulut.

Bau mulut adalah masalah kesehatan yang sulit diketahui oleh diri sendiri. Kebanyakan orang mengira untuk mengecek bau mulut, dengan meniup atau menghembuskan napas ke tangan kemudian dicium akan ketahuan napas kita bau atau tidak. Sebetulnya cara tersebut kurang efektif dan bahkan tidak bekerja. Cara yang dibenarkan untuk mengetahui bau mulut sejati adalah menjilat telapak tangan, tunggu air liur kering dan cium telapak tangan Anda. Apabila tercium bau berarti Anda positif mengalami masalah bau mulut.

Penyebab bau mulut cukup beragam. Sariawan termasuk salah satunya, terjadi karena adanya infeksi di dalam mulut yang menyebabkan nanah berbau tidak sedap dari mulut. Merokok patut dikatakan sebagai penyebab bau napas, mungkin Anda sudah tahu alasannya. Dan, yang paling mempengaruhi adalah gigi berlubang. Ini merupakan faktor utama pemicu bau mulut, terjadi karena banyak tumpukan sisa makanan pada sela gigi berlubang yang lama kelamaan mengalami pembusukan dan menimbulkan bau mulut disertai masalah lain seperti gusi bengkak.

Cara Menghilangkan Bau Mulut

cara menghilangkan bau mulut

Mudah saja, upaya sederhana yang bisa Anda lakukan sebagai cara mengatasi bau mulut tidak sedap adalah dengan rutin menggosok gigi setiap kali mandi, ditambah dengan berkumur saat bangun dan menjelang tidur. Lebih jelasnya mengenai cara menghilangkan bau mulut dengan cepat, berikut ini tips yang berhasil dirangkum dari beberapa situs kesehatan terpercaya.

1 | Rutin menggosok gigi
Hal paling mendasar yang harus Anda lakukan adalah rutin menggosok gigi, setidaknya 2 kali sehari. Ketika menggosok gigi janganlah terlalu agresif karena hal tersebut bisa menghancurkan enamel yang membuat gigi Anda lebih rentan terhadap kerusakan.

2 | Bila perlu, gunakan benang gigi
Sehabis makan tentunya ada banyak sisa makanan yang menyelip di antara sela-sela gigi yang membentuk plak dan karang gigi. Kedua tempat tersebut sangat disukai bakteri untuk bertahan hidup di dalam mulut. Untuk mengatasinya, pertama tentu dengan menggosok gigi dan bila perlu, gunakan benang gigi lebih sering untuk membersihkan sisa makanan pada sela gigi.

3 | Gunakan obat kumur anti-bakteri
Setiap bangun tidur, usahakan untuk segera berkumur dengan obat kumur anti-bakteri selama beberapa detik. Kebiasaan ini akan membuat bakteri yang bersarang di dalam mulut ketika Anda tidur menjadi berkurang dan plak juga ikut berkurang.

4 | Mengangkat kotoran dan bakteri pada lidah
Bakteri tidak hanya menempel pada karang gigi, tetapi di lidah pun juga dianggap sebagai tempat tinggal yang cocok bagi mereka. Secara tidak langsung, akan terbentuk lapisan pada lidah yang nantinya menimbulkan bau busuk akibat bakteri tadi. 

Dalam masalah ini, Anda bisa menggosok lidah dengan sikat gigi secara perlahan ke seluruh permukaan lidah. Bila perlu, beli alat pembersih lidah khusus karena sudah dirancang untuk menerapkan tekanan yang sama di daerah permukaan lidah.

5 | Berhenti merokok
Untuk 100% berhenti dari kebiasaan merokok memang sulit, dan sangat sulit. Tetapi bila Anda tidak ingin dijauhi orang-orang sekitar karena bau napas Anda, lebih baik motivasi diri untuk mengurangi kebiasaan merokok hingga nanti dapat berhenti total. Jika Anda butuh sedikit bantuan, belilah nikotin tempel yang dijual di apotik. Hal tersebut akan membantu mengurangi keinginan merokok.

6 | Ganti manisan permen dengan permen karet bebas gula
Setelah makan malam, jangan mengunyah permen manis karena akan mendorong pertumbuhan bakteri di dalam mulut yang berdampak pada bau mulut. Sebaiknya, Anda mengganti permen manis dengan permen karet tanpa gula. Menurut salah satu Dr. Kesehatan Gigi terkemuka: “Permen karet dapat memberi pertahanan alami terhadap asam plak penyebab kerusakan gigi dan bau mulut dengan cara merangsang produksi air liur lebih banyak”.

7 | Perbanyak minum air putih
Air putih akan membuat mulut Anda terjaga dari dehidrasi (kekurangan cairan). Berkurangnya air liur di dalam mulut dapat menimbulkan bau tak sedap. Oleh karena itu, dalam sehari usahakan agar mulut tidak kering, caranya dengan memperbanyak minum air putih. Apabila cara ini dirasa tidak berhasil kunjungi dokter gigi untuk konsultasi seputar problem yang sedang Anda alami.

8 | Waspada terhadap penyakit gusi
Periodontal atau orang awam menyebutnya penyakit gusi sangat membantu menimbulkan bau kurang enak dari mult Anda. Hal ini terjadi karena pada dasar gigi (gusi) terdapat banyak bakteri yang tidak pernah dibersihkan. Jika kondisinya terbilang parah, kunjungi periodontist, yaitu dokter yang khusus menangani penyakit gusi.

9 | Kawat gigi sebaiknya dibersihkan secara berkala
Ini khusus untuk Anda yang menggunakan kawat gigi dengan tujuan medis, bukan mengikuti trend. Kawat gigi termasuk alat penahan yang menempel pada gigi. Alat ini harus dibersihkan secara menyeluruh setiap kali menggosok gigi, pastikan agar semua celah dan sudut sudah dibersihkan.

10 | Bertatap muka dengan dokter
Bila Anda benar-benar ingin mendapatkan mulut yang sehat dan terhindar dari segala jenis masalah, dalam 6 bulan sekali luangkan waktu untuk bertatap muka dengan dokter spesialis gigi. Kemudian minta juga kepada dokter ybs untuk melakukan spa pada gigi Anda setidaknya dua kali dalam sebulan.

11 | Sediakan buah-buahan segar di dalam lemari es
Jika Anda sudah bosan dengan permen karet tanpa rasa, cobalah konsumsi buah segar yang mempunyai rasa manis, seperti apel. Konsumsi apel secara rutin bisa mengurangi bau mulut. Jika Anda ingin tahu lebih jauh mengenai kehebatan buah apel, beberapa waktu lalu sudah diterbitkan artikel mengenai manfaat buah apel, silahkan Anda baca.

Adapun contoh buah-buahan penghilang bau mulut lainnya adalah:
  • Stroberi. 

    Stroberi adalah buah berasa asam (ada juga yang manis) yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi bau mulut. Ini dikarenakan terdapat kandungan Vitamin C yang mampu membunuh bakteri atau kuman di dalam mulut.
  • Lemon. 

    Buah lainnya yang mampu mencegah bau mulut tidak sedap adalah lemon. Rasa asamnya dapat menetralisir bakteri penyebab bau mulut.
  • Pir. 

    Berkat tekstur yang sedikit keras dari buah ini membuat pir menjadi buah pemberantas sisa makanan yang menyelip ataupn menempel pada permukaan gigi.
  • Jambu biji. 

    Entah ini hanya sekedar pendapat atau bukan, namun melihat berdasarkan kasus yang sudah-sudah. Banyak orang yang berhasil menghilangkan bau mulutnya dengan cara konsumsi buah jambu biji.

12 | Minum green tea
Nama teh hijau semakin kesini semakin populer namanya. Ini karena terdapat banyak sekalikhasiat kesehatan dari teh hijau, pada beberapa waktu lalu telah diterbitkan artikelnya. Di sini, teh hijau berperan sebagai pelindung gigi dari kerusakan dengan cara menghilangkan plak dan membunuh bakteri yang menempel pada gigi ataupun mulut berkat senyawa aktir bernama catechin di dalamnya. Ketika bau mulut, minumlah 2 - 3 cangkir teh hijau dalam sehari.

13 | Konsumsi Vitamin C
Banyak buah-buahan yang menjadi sumber vitamin C, contohnya yang paling terkenal adalah buah jeruk. Vitamin C akan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Vitamin C juga bisa Anda dapatkan dari suplemen seduhan.

14 | Gunakan bahan alami
Siapa yang tidak ingin mengatasi bau mulut dengan cara alami yang tidak memiliki efek samping? Tentu semua orang mau. Jika Anda termasuk salah satu dari mereka, berikut ini beberapa pilihan bahan alami penghilang bau mulut.
  • Ketumbar. Rempah ini dapat dgunakan untuk mengurangi bau napas tidak sedap. Caranya dengan merebus ketumbar, kemudian airnya disaring dan diminum ketika dingin.
  • Jeruk nipis dan madu. Ramuan herbal ini bisa juga diminum untuk mengobati batuk. Caranya dengan mencampurkan kedua bahan pada gelas kecil, aduk rata dan minum.
  • Daun sirih dan lengkuas. Kedua bahan dapur ini sangat mudah didapatkan, Anda bisa membeli di tukang sayur terdekat. Cara mengatasi bau mulut dengan bahan alami ini diawali dengan merebus daun sirih dan lengkuas, kemudian gunakan untuk berkumur.
  • Kayu manis. Selain khasiatnya yang dipercaya oleh masyarakat sebagai obat penyakit, kayu manis ternyata juga berguna untuk meringankan bau mulut. Caranya dengan menyeduh kayu manis di dalam teh hangat, kemudian minum sehari 2 kali.
  • Kencur. Cara penggunaannya, yaitu diawali dengan merebus 10 gram potongan kencur, pinang, tanaman adas, dan 15 gram daun sirih temu ros bersama setengah liter air. Ketika mendidih, saring airnya dan minum ketika menjelang tidur malam. Lakukan rutin 2 - 3 kali dalam seminggu.

Cara Mencegah Bau Mulut

cara mencegah bau mulut

Dari sekian banyak cara menghilangkan bau mulut, mungkin ada beberapa yang termasuk ke dalam cara pencegahan aroma napas tidak sedap. Tetapi pada bagian ini akan diberikan lebih banyak mengenai tips mencegah bau mulut.
  1. Selalu sediakan permen mint di dalam tas atau kantong Anda. Alasannya karena permen mint akan memberikan napas segar pada mulut Anda, meski hanya sementara waktu.
  2. Beri asupan yogurt apabila tidak ingin mengalami problem ini. Berdasarkan penelitian, yogurt plain (tanpa gula) mampu mengurangi jumlah bakteri yang menumpuk di dalam mulut. Susu hasil fermentasi ini jga dapat mengurangi plak pada gigi.
  3. Makanlah keju rendah karbohidrat namun tinggi kalsium. Keju jenis ini dapat meningkatkan produksi air liur sehingga dapat meredakan bau mulut.

Itulah segenap upaya yang sudah seyogyanya Anda lakukan bila ingin lebih percaya diri bicara di depan orang banyak. Hanya sekedar peringatan, ketika menjalani cara menghilangkan bau mulut dengan bahan alami, lebih baik pilih salah satu saja dan lakukan dengan rutin (konsisten). Jangan ganti-ganti sebelum ada reaksi, begitupun dengan bahan lain.

Setelah bau mulut sudah teratasi, langkah berikutnya yang sebaiknya Anda lakukan adalah melakukan pencegahan dengan mengikuti beberapa cara mencegah bau mulut tersebut. Alhasil, napas Anda akan terasa segar sepanjang hari.

Dengan napas yang segar, mulut sehat, dan gigi yang putih bersih. Hidup Anda akan terasa bahagia. Selain itu hasil yang didapat juga bisa menjadi aset untuk menggapai kesuksesan. Bila Anda merasa punya wajah yang ‘good looking’, coba saja datang untuk cast iklan atau film.

Sumber :http://cakrawalasehat.blogspot.co.id

Tips-tips Menghilangkan Bau Mulut


Tips-tips Menghilangkan Bau Mulut

Bau mulut terutama bersumber dari dalam mulut, atau dapat pula disebabkan oleh hal lain yang berasal bukan dari dalam mulut. Beberapa faktor yang menyebabkan bau mulut antara lain:

  • Makanan atau bumbu makanan tertentu mempunyai bau yang tajam, seperti bawang, daging, dan durian. Tentu saja bila ada sisa yang tertinggal di dalam mulut dapat meninggalkan jejak bau, apalagi bila terselip diantara gigi.
    • Masalah gigi dan gusi. Gigi yang berlubang (terutama yang sudah dalam dan membusuk), sisa akar gigi yang tidak dicabut, gusi yang meradang (membengkak), ataupun banyaknya karang gigi, dapat mengeluarkan bau tertentu yang tidak sedap. Kondisi-kondisi tersebut merupakan tempat tertimbunnya bakteri.
    • Kebersihan mulut. Kebersihan mulut yang tidak baik tentu saja menjadi sumber utama bau mulut. Jika tidak menyikat gigi dengan bersih, maka sisa makanan akan diuraikan oleh bakteri yang akan menghasilkan gas kimia volatile sulfur compounds (VSCs). Lidah merupakan daerah penyumbang terbesar bau mulut, terutama di daerah bagian belakang. Karena di daerah tersebut kering, adanya sisa partikel makanan, dan sel-sel mati menyebabkan bakteri penghasil VSCs tumbuh dengan suburnya.
    • Mulut kering. Air ludah membantu membersihkan mulut. Kurangnya asupan air minum atau adanya dry mouth dapat membuat mulut kering dan mengeluarkan bau tidak sedap. Contoh paling umum saat tidur, produksi air liur berkurang dan saat bangun pagi mulut akan mengeluarkan bau tidak sedap
    • Gaya hidup. Kopi, produk tembakau, minuman beralkohol, dan lainnya juga dapat menyumbangkan bau mulut.
    • Penyakit kronis. Hanya sekitar 10% dari penyebab bau mulut bersumber dari penyakit kronis, antara lain seperti penyakit diabetes, gagal ginjal, gagal hati, reflux asam lambung, kondisi hidung (seperti infeksi sinus) dan tenggorokan, serta obat-obatan yang dapat menurunkan produksi air liur.
      Tips Melawan Bau Mulut Secara Alami
      Agar terbebas dari bau mulut, selain membutuhkan bantuan profesional, kita juga harus ikut berusaha dengan melakukan hal-hal berikut:
      • Menyikat gigi minimal dua kali sehari dan flossing (membersihkan sela gigi dengan benang floss) minimal satu kali sehari, dengan sikat yang kondisinya masih baik
      • Membersihkan lidah dengan tounge cleaner/scraper (pembersih lidah)
      • Membersihkan gigi palsu lepasan secara rutin dan dilepas saat tidur (apabila memakai)
      • Sering minum air putih agar mulut tetap basah sehingga tidak terjadi mulut kering
      • Menguyah permen karet (disarankan yang mengandung gula xylitol) dapat merangsang produksi air liur
      • Mengurangi makanan atau minuman yang mempunyai bau tajam
      • Check-up rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali
      • Menggunakan obat kumur yang mempunyai bahan aktif oksigen, karena bahan aktif oksigen dapat membantu melawan bakteri penghasil VSCs. Obat kumur dapat membantu membersihkan bagian-bagian yang sulit disikat seperti bagian belakang lidah.

      Mengetahui Ciri-Ciri Sakit Ginjal dan Cara Pencegahannya


      Mengetahui Ciri-Ciri Sakit Ginjal dan Cara Pencegahannya

      Mengetahui ciri-ciri sakit ginjal yang umum terjadi dapat membantu Anda ataupun orang di sekitar Anda untuk mendapatkan perawatan lebih dini. Penyakit ginjal memang penyakit yang serius dan biasanya membutuhkan bantuan dalam waktu secepatnya, keterlambatan penanganan penyakit ini dapat mempersulit penyembuhannya. Sebenarnya banyak sekali macam penyakit ginjal yang dapat terjadi, namun artikel ini akan membahas dua macam penyakit ginjal yang paling sering terjadi pada masyarakat. Macam penyakit ginjal yang perlu Anda ketahui adalah sakit ginjal akut dan sakit ginjal kronis.

      Ciri-ciri sakit ginjal akut dan kronis akan memberikan gambaran yang berbeda. Ciri-ciri sakit ginjal akut biasanya lebih nyata dibandingkan dengan ciri-ciri sakit ginjal kronis. Cara penanganan yang dibutuhkan pun berbeda. Sakit ginjal akut selalu membutuhkan intervensi medis yang bersifat darurat. Sedangkan sakit ginjal kronis tidak selalu membutuhkan intervensi medis yang darurat. Namun baik sakit ginjal akut dan kronis, keduanya membutuhkan penanganan dan pengobatan yang tepat.
      Ciri-Ciri Sakit Ginjal Akut

      Sedikit mengeluarkan air kemih. Ini merupakan ciri-ciri sakit ginjal akut yang utama. Jumlah air urin yang keluar saat berkemih dapat membantu dokter menegakkan diagnosis sakit ginjal akut. Selain mengeluarkan urin yang sedikit, sakit ginjal akut dapat membuat air urin menjadi lebih gelap, keruh, bahkan kemerahan seperti warna darah. Bila ciri-ciri sakit ginjal ini terjadi apalagi dibarengi dengan kemungkinan dehidrasi, segera kunjungi dokter atau rumah sakit terdekat.

      Perasaan mengantuk atau melamun. Hal ini merupakan ciri-ciri ginjal bermasalah yang umum terjadi. Biasanya penderita akan menjadi kurang responsif bila dipanggil atau diajak bicara, menjadi lebih sering melamun. Kehilangan kesadaran ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, terutama penumpukan racun yang berlebih dan tidak dapat dibuang ke urin dan infeksi yang biasa menyebabkan penyakit ginjal.

      Bengkak pada kaki dan tungkai. Kaki dan tungkai akan membesar karena adanya penumpukan cairan berlebih yang akan menumpuk di kaki Anda. Selain itu, pada sakit ginjal, kadar protein dalam darah akan berkurang sehingga dapat menyebabkan kaki menjadi bengkak.

      Sesak nafas. Meski biasanya gejala sesak nafas lebih dikaitkan dengan penyakit paru dan jantung, ternyata sesak nafas pun bisa disebabkan oleh sakit ginjal. Sesak nafas terutama terjadi mendadak dan pada orang yang biasanya tidak mempunyai riwayat sesak sebelumnya.

      Diare, mual dan muntah. Ini sebenarnya bukanlah ciri-ciri sakit ginjal akut. Namun bila Anda menemui gejala seperti berkurangnya air urin yang diikuti dengan gejala diare serta muntah hebat, Anda perlu curiga akan kemungkinan terjadinya sakit ginjal akut. Diare dan muntah hebat seringkali menjadi penyebab sakit ginjal akut karena banyaknya cairan yang dikeluarkan ketika BAB atau muntah.

      Perlu diingat bahwa sakit ginjal akut dapat tidak bergejala dan tidak menimbulkan keluhan berarti. Hal yang pasti adalah Anda harus menjaga asupan cairan selalu tercukupi terutama bagi mereka yang sedang sakit diare, muntah hebat, menderita penyakit infeksi atau kondisi kelainan ginjal lainnya.
      Ciri-Ciri Sakit Ginjal Kronis Pada awalnya, sakit ginjal kronis tidak memberikan gejala. Hal yang disadari pasien adalah bahwa ia menderita beberapa kondisi medis yang dapat menjadi risiko terjadinya gagal ginjal kronis. Penyakit penyebab sakit ginjal tersebut akan dibahas lebih detail di halaman 2. Fase ini akan dilanjutkan dengan perubahan pola kemih yang samar-samar dirasakan. Perubahan yang terjadi misalnya kencing lebih sedikit, berkemih lebih sering, merasakan ada tekanan saat berkemih, urin yang berbuih dan perubahan warna urin

      Jantung Berdebar



      Penyebab Jantung Berdebar dan Cara Mengatasinya, Ketika jantung berdebar tidak beraturan atau berdegup kencang secara tiba-tiba, sebagian orang mungkin tidak memperdulikannya. Namun sebagian lainnya akan muncul rasa ketakutan dan kecemasan yang sangat. Bahkan ada yang menyangka bahwa ini adalah penyakit cukup serius, sehingga Mereka bergegas untuk pergi ke dokter atau tempat kesehatan lainnya. Langkah memerikasakan diri ke dokter atau pusat kesehatan merupakan langkah yang tepat. Namun Anda juga perlu mengetahui beberapa penyebab jantung berdebar dan berdegup tidak normal yang muncul secara tiba-tiba tanpa penyebab yang belum Anda ketahui.
      Penyebab Jantung Berdebar-debar

      Proses terjadinya jantung berdebar sebenarnya tidak terlalu rumit, namun tidak akan bisa dipahami tanpa belajar dengan baik. Pada dasarnya, jantung berdebar diakibatkan detak yang abnormal pada jantung. Ada beberapa gejala yang muncul ketika detak jantung mengalami kegiatan yang abnormal, diantaranya adalah munculnya pergerakan cepat (takikardia), melambat (bradikardia) dan bergetar. Selain itu, ada beberapa gejala atau masalah kesehatan lainnya yang mungkin lebih parah lagi.


      Gambar Ilustrasi

      Ada banyak penyebab mengapa jantung bisa tiba-tiba berdebar degan cepat. Diantaranya yang paling umum adalah akibat ketidakseimbangan elektrolit, adrenalin, aritmia, gangguan yang berhubungan dengan kecemasan serta penyakit gula darah rendah atau hipoglikemia. Selain itu mengkonsumsi obat tertentu juga bisa menjadi penyebab jantung berdebar. Sedangkan akibatnya cukup banyak, selain terjadi palpitasi, tubuh juga akan mengalami beberapa gejala penyakit, seperti diare, dilatasi pupil, tubuh yang mendingin atau memanas, ketegangan otot dan lain sebagainya.
      Bagaimana Cara Mengatasi Jantung Berdebar-debar?

      Anda yang mengalaminya dapat melakukan beberapa cara mengatasi jantung berdebar di bawah ini atau langsung memeriksakan diri pada dokter ahli.

      1.) Batuk
      Batuk bukanlah penyakit, namun lebih kepada respon tubuh untuk mengeluarkan benda asing melalui mulut. Ketika Anda batuk, irama jantung seharusnya menjadi lebih teratur. Meskipun ini hal yang sederhana, mencobanya untuk tindakan pertama tidak ada salahnya.

      2.) Mandi dengan air dingin
      Ada dapat mandi ataupun sekedar mencuci muka menggunakan air dingin. Fungsinya tentu untuk mengembalikan irama jantung ke keadaan yang normal. Namun begitu, untuk sebagain orang, mandi dengan air dingin tampaknya sulit. Jadi gunakan ini jika jantung memang berdebar dengan cepat.

      3.) Manuver valsalva
      Ada beberapa gerakan, misalnya dengan memegang hidung dan menutup mulut, lalu mencoba bernafas dengan beberapa hembusan yang kuat, dipercaya dapat membuat detak jantung kembali normal. Sebelumnya Anda perlu tahu dahulu bahwa salah satu penyebab besar munculnya palpitasi atau jantung berdebar adalah karena saraf vagus. Jadi, dengan melakukan gerakan atau manuver valsalva tersebut, Anda telah secara alami merangsang saraf vagus, sehingga nantinya debaran akan kembali normal.

      4.) Latihan pernapasan
      Latihan pernapasan dapat menghilangkan kecemasan yang menjadi salah satu penyebab jantung berdebar. Selain itu, latihan pernapasan juga dapat membuat Anda lebih fokus dan stres menghilang. Untuk melakukannya, Anda dapat mempelajari tiga jenis dasar pernapasan. Jenis yang pertama adalah pernapasan perut, dimana Anda bernapas melalui hidung dengan fokus pada perut. Pernapasan yang kedua adalah diafragma, dimana hirupan udara menggunakan hidung dan dikeluarkan menggunakan mulut yang mana lidah dilipat ke atas dengan titik fokus diafragma atau antara dada dan perut. Jenis yang ketiga adalah pernapasan dada. Jenis yang terakhir ini tekniknya sama dengan diafragma, namun fokusnya pada bagian tengah dada dengan kecepatan bernapasan yang lambat.

      5.) Olahraga
      Olahraga dapat menjaga kesehatan jantung Anda, termasuk juga kesehatan psikis yang kadang menimbulkan efek stres dan kecemasan berlebih. Ketika Anda mengalami detak jantung yang berdebar, cobalah untuk melakukan olahraga ringan. Selain itu, lakukan langkah preventif dengan rajin berlari ataupun jogging.

      6.) Magnesium
      Magnesium dipercaya dapat membuat jantung yang berdebar kembali normal dan membuat tubuh Anda lebih rileks, termasuk membuat tidur menjadi lebih produktif dan nyaman. Untuk mendapatkan magnesium, Anda dapat mengkonsumsi makanan sehat yang mengandung magnesium atau membelinya di toko-toko yang menjual produk suplemen.

      7.) Hidrasi
      Penyebab lainnya yang dapat membuat jantung berdebar cepat adalah karena kekurangan konsumsi air atau biasa disebut dehidrasi ringan. Oleh sebab itu, untuk mengatasinya, Anda memerlukan air putih agar tubuh terhidrasi. Konsumsi air putih secara konsisten setiap hari sebanyak 8 gelas atau minum dengan cukup untuk mencegah serta mengatasi jantung berdebar.

      8.) Bersantai
      Stres, kecemasan, kaget dan tindakan-tindakan sejenisnya dapat membuat jantung berdebar semakin parah. Oleh sebab itu, ketika jantung Anda berdebar cepat, usahakan untuk tetap santai atau rileks dan mulai berbaring untuk istirahat.

      Dengan mengetahui penyebab jantung berdebar dan cara mengatasinya dari informasi yang telah disampaikan di atas, setidaknya Anda bisa menolong diri atau orang lain ketika hal tersebut terjadi. Masalah jantung berdebar ini bisa dialami oleh siapa saja dari mulai anak-anak hingga orang dewasa, maka dari itu Anda harus selalu waspada. Apabila jantung berdebar lebih cepat akan membuat tubuh merasakan cemas dan agak sulit untuk tidur maka dari itu Anda harus menenangkan pikiran dan tubuh Anda agar detak jantung bisa normal kembali.

      Nyeri Punggung

      Nyeri punggung adalah salah satu kondisi umum yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Gejalanya bisa berupa rasa sakit yang datang dan pergi, sendi yang terasa kaku atau sulit digerakkan dan rasa tegang. Nyeri punggung dapat dipicu postur tubuh yang salah saat duduk, berdiri, membungkuk, atau efek mengangkat benda yang berat.

      Umumnya nyeri punggung akan hilang dalam 2-12 minggu. Kondisi ini biasanya tidak disebabkan hal serius dan dapat ditangani hanya dengan terus aktif bergerak dan mengonsumsi obat pereda rasa sakit. Namun pada beberapa kasus, dapat sangat menyiksa dan tidak tertahankan hingga menghambat aktivitas sehari-hari.

      Pengidap Nyeri Punggung di Indonesia

      Khususnya untuk golongan orang lanjut usia (lansia), nyeri punggung merupakan kondisi yang sangat umum terjadi. Setidaknya 40 persen dari orang berusia di atas 65 tahun menderita nyeri punggung. Hasil penelitian PERDOSSI (Persatuan Dokter Saraf Seluruh Indonesia) yang dilakukan pada 14 kota di Indonesia pada 2002 menemukan adanya 18,1 persen pengidap nyeri punggung bawah.

      Sedangkan penelitian Community Oriented Program for Control of Rheumatic Disease (COPORD ) di Indonesia menemukan bahwa prevalensi nyeri punggung adalah 13,6 persen pada wanita dan 18,2 persen pada laki-laki. Insiden nyeri punggung dari berbagai gejala berdasarkan kunjungan pasien ke beberapa rumah sakit di Indonesia berkisar antara 3-17 persen. Dari data-data ini, bisa disimpulkan bahwa nyeri punggung merupakan suatu kondisi yang umum dan bisa menyerang siapa saja.
      Mengenali Berbagai Jenis Nyeri Punggung

      Sakit punggung bagian bawah adalah jenis yang paling sering terjadi. Namun nyeri punggung lain juga dapat dirasakan pada sepanjang tulang belakang, dari leher hingga panggul. Berikut ini adalah beberapa jenis nyeri punggung yang sering terjadi:
      Nyeri leher, yaitu sakit dan kekakuan pada leher
      Skiatika, yaitu nyeri karena iritasi dan tekanan pada saraf skiatik yang menjalar dari punggung bawah hingga telapak kaki
      Whiplash, yaitu cedera pada leher karena gerakan tiba-tiba
      Ankylosing spondylitis, yaitu peradangan kronis yang memengaruhi tulang belakang serta sendi dan otot-otot yang terkait
      Nyeri bahu, kondisi ini sering menjadi gejala adanya penyakit lain
      Kekauan pada bahu, yaitu kondisi yang membuat pundak tidak dapat bergerak secara bebas
      Slipped disc, yaitu pergeseran cakram sendi tulang punggung yang menyebabkan sakit yang terus-menerus, sensasi kesemutan dan bahkan mati rasa

      Diagnosis diperlukan untuk mengetahui penyebab dan cara pengobatan yang diperlukan.Cara Menangani Nyeri Punggung. da berbagai cara penanganan yang dapat dilakukan agar rasa nyeri menjadi tidak berkepanjangan.

      Tetap aktif
      Sebelumnya, istirahat adalah cara yang disarankan dokter untuk menangani nyeri punggung. Namun kini dipercaya bahwa tubuh yang tidak bergerak aktif dalam jangka panjang justru berakibat buruk bagi punggung.

      Saat Anda mengalami nyeri punggung, penting untuk sebisa mungkin tetap aktif dan beraktivitas seperti biasa. Berjalan kaki atau melakukan kegiatan sehari-hari justru akan membantu pemulihan nyeri Anda.

      Obat pereda nyeri
      Jika nyeri Anda tidak mereda dan terasa tidak tertahankan, Anda dapat mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.

      Berpikir positif
      Penelitian membuktikan bahwa pemulihan akan menjadi lebih cepat pada pengidap yang tetap berpikir positif dibandingkan mereka yang mengalami stress.

      Terapi manual
      Kompres panas atau dingin dapat membantu meredakan nyeri. Tempelkan koyo atau oleskan balsam pada area yang sakit. Bisa juga dengan menempelkan kantong es pada area nyeri, lalu ganti dengan kompres handuk hangat atau mandi air hangat.

      Bentuk-bentuk pengobatan lain dapat dilakukan juga dengan melakukan terapi di klinik atau rumah sakit:
      Fisioterapi: terapi untuk memperbaiki fungsi gerak motorik akibat gangguan pada rangka tubuh.
      Terapi chiropractic: metode ilmiah untuk mendiagnosis, menangani, dan mencegah gangguan pada sistem muskuloskeletal (otot-otot dan kerangka tubuh).
      Terapi osteopati: mendeteksi, menangani, dan mencegah masalah kesehatan dengan gerakan, peregangan, dan pijatan pada otot dan sendi.

      Rangkaian penanganan di atas dapat dipadukan untuk nyeri punggung yang sudah terjadi lebih dari 6 minggu dan sudah dianggap kronis. Penanganan dapat meliputi kombinasi obat pereda sakit dan salah satu dari terapi manual, akupunktur, dan mengikuti kelas-kelas latihan fisik.

      Sangat sedikit kasus yang melibatkan operasi tulang belakang. Operasi ini hanya akan dijalani jika semua cara di atas tidak berhasil.
       
      Nyeri Punggung pada Kehamilan
      Berat janin yang disangga tulang belakang dan perubahan cara berdiri serta berjalan membuat kebanyakan ibu hamil merasakan nyeri punggung. Rasa sakit ini diakibatkan tekanan dan regangan pada otot dan sendi punggung.

      Ada cara-cara lain yang dapat dilakukan penderita untuk mengurangi rasa sakit selain dengan hanya mengonsumsi obat-obatan.

      Keputusan untuk Menemui Dokter
      Tanpa berkunjung ke dokter, pada umumnya nyeri punggung akan membaik dengan sendirinya. Namun jika rasa sakitnya tidak kunjung hilang dan sudah tidak tertahankan, Anda dapat mengonsultasikannya kepada dokter.

      Anda juga harus mewaspadai beberapa gejala yang dapat merujuk kepada penyakit yang lebih serius. Anda harus segera mengunjungi dokter jika mengalami gejala-gejala darurat semacam ini:
      • Demam 38°C atau lebih tinggi
      • Tidak dapat buang air kecil
      • Kehilangan berat badan tanpa tahu penyebabnya
      • Nyeri punggung yang tidak juga mereda setelah Anda berbaring
      • Rasa sakit pada bagian dada atau bagian atas punggung
      • Nyeri pada kaki dan di bawah lutut
      • Nyeri yang kian memburuk di malam hari
      • Hilangnya kontrol untuk membuang air kecil dan besar
      • Terasa mati rasa pada area kelamin, bokong, atau tubuh bagian belakang
      • Pembengkakan pada punggung
      Agar Terhindar dari Nyeri Punggung

      Postur tubuh dan olahraga sangat memengaruhi kesehatan tulang punggung Anda. Cobalah untuk menghindarkan punggung dari tekanan berlebihan agar tetap kuat dan lentur. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat mencegah terjadinya nyeri:
      • Gunakan sepatu beralas datar sesering mungkin daripada sepatu hak tinggi
      • Sejajarkan posisi keyboard komputer dengan pusar agar pundak tidak tertekan
      • Sejajarkan posisi layar komputer dengan pandangan mata untuk menghindarkan leher dari ketegangan
      • Olahraga teratur seperti berenang dan jalan kaki
      • Tingkatkan fleksibilitas otot punggung dengan olahraga yoga atau pilates

      Dikutip dari : http://www.alodokter.com/

      Nyeri Sendi


      Nyeri sendi adalah rasa sakit pada bagian tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang, menyebabkan pergerakan dan kualitas hidup Anda menjadi terganggu. Nyeri sendi bisa berlangsung singkat atau lama. Tingkat keparahan rasa sakitnya juga bervariasi, mulai dari ringan, menengah, hingga parah.


      Penyebab nyeri sendi
      Berdasarkan jumlah sendi yang terkena, nyeri sendi dikelompokkan menjadi dua, yaitu nyeri pada satu sendi dan nyeri pada beberapa sendi.

      Pada kasus nyeri di salah satu sendi, sendi lutut merupakan organ yang paling sering mengalami hal tersebut. Ada beberapa macam penyebab nyeri pada salah satu sendi, di antaranya:
      • Chondromalacia patellae atau kerusakan tulang rawan di belakang tempurung lutut.
      • Haemarthrosis atau pendarahan di dalam ruang sendi akibat retak lutut atau ligamen robek. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang dalam pengobatan warfarin (obat golongan antikoagulan).
      • Penyakit asam urat (gout). Kondisi yang dapat menyebabkan rasa sakit berulang (kambuh), serta panas dan kemerahan pada kulit di sekitar sendi yang mengalami inflamasi ini disebabkan oleh kristal-kristal tajam dari penumpukan zat asam urat. Jempol kaki adalah sendi yang biasanya terkena pertama kali. Selanjutnya, sendi-sendi lain juga dapat mengalaminya.
      • Pseudogout. Kondisi ini hampir mirip penyakit asam urat, namun kristal-kristal tajam yang terbentuk berasal dari penumpukan kalsium di sekitar sendi. Sama halnya dengan gout, pada awalnya kondisi ini biasanya mengenai jempol kaki.
      • Traumatic synovitis atau peradangan pada jaringan yang melapisi sendi dan tendon.
      • Penyakit Osgood-Schlatter. Kondisi ini ditandai dengan gejala nyeri dan bengkak pada benjolan tulang yang terletak tepat di bawah tempurung lutut.
      • Patah tulang.
      • Septic arthritis.
      • Dislokasi sendi yang terjadi secara berulang.
      • Kanker.
      • Infeksi.
      • Penyakit hemofilia.
      • Avascular necrosis. Kondisi yang ditandai dengan gejala kerusakan tulang akibat kurangnya pasokan darah.

      Sedangkan macam-macam penyebab terjadinya nyeri di beberapa sendi tubuh adalah:
      • Osteoarthritis atau pembengkakan jaringan di dalam dan sekitar sendi akibat kerusakan permukaan pelindung tulang. Cedera serius pada sendi, obesitas, dan faktor usia adalah hal-hal yang meningkatkan risiko terkena penyakit ini.
      • Psoriatic arthritis. Kondisi yang menyebabkan gejala nyeri, kaku, bengkak, dan inflamasi pada sendi ini biasanya dialami oleh satu dari lima orang penderita psoriasis.
      • Rheumatoid arthritis. Gejala sakit pada kondisi ini kerap hilang dan timbul secara silih berganti dan menyebabkan penderitanya lelah. Bagian sendi yang mengalami inflamasi biasanya sendi jari-jari tangan, pergelangan tangan dan pergelangan kaki.
      • Penyakit-penyakit yang bisa menyerang jaringan ikat, misalnya scleroderma dan lupus.
      • Infeksi virus yang dapat menyebabkan radang sendi, misalnya rubella dan hepatitis.
      • Arthritis yang tergolong langka, misalnya reactive arthritis, juvenile arthritis, dan anklyosing spondylitis.
      • Kanker.
      • Penyakit yang menyebabkan radang pada pembuluh darah, misalnya Henoch-Schonlein Purpura dan sindrom Behcet.
      • Penyakit sarkoidosis.
      • Penyakit hypertrophic pulmonary osteoarthropathy.
      • Efek samping obat-obatan, misalnya hydralazine, isoniazid, dan steroid.
      • Pengobatan nyeri sendi

      Jika gejala nyeri sendi masih tergolong ringan, Anda bisa menanganinya di rumah dengan cara:
      • Beristirahat dengan cukup.
      • Mengompres bagian sendi yang sakit dengan kantong es selama 15-20 menit.
      • Mengonsumsi obat-obatan antiinflamasi yang dijual bebas di apotek, seperti naproxen sodium atau ibuprofen.

      Untuk mencegah rasa sakit bertambah parah, hindarilah aktivitas fisik atau gerakan-gerakan yang melibatkan sendi-sendi yang sedang meradang.

      Apabila sakit tidak kunjung reda meskipun sudah melakukan langkah-langkah perawatan sendiri (termasuk mengonsumsi obat antiinflamasi), timbul bengkak berwarna kemerahan, serta muncul sensasi hangat di bagian sendi yang meradang, Anda dianjurkan untuk menemui dokter.

      Terlebih lagi jika Anda mengalami nyeri sendi yang disebabkan oleh cedera sehingga timbul bengkak secara tiba-tiba, perubahan posisi sendi, rasa sakit yang tidak tertahankan, serta membuat Anda sulit menggerakkan sendi, maka Anda diharuskan untuk segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

      Menghalau Bau Mulut Tidak Sedap


      Bau mulut tidak sedap ternyata juga dapat menjadi indikasi adanya penyakit tertentu.
      Bau mulut adalah masalah umum yang dialami tiap orang dari segala usia. Meski begitu, masalah ini tidak lagi menjadi sesederhana yang dikira saat bau mulut membuat Anda menjadi tidak percaya diri ketika mengobrol bersama teman-teman atau bahkan dengan klien. Faktanya pada sekitar seperempat orang yang mengalami bau mulut, kondisi ini ternyata bersifat menetap.
      Bau Napas Tak Sedap-Alodokter

      Mendeteksi Penyebab Bau

      Bau mulut  yang tidak sedap umumnya disebabkan penumpukan bakteri pada gigi, gusi, dan lidah. Umumnya aroma tersebut muncul ketika terjadi penurunan kadar air liur yang berperan sebagai pembersih bakteri. Kondisi ini disebut mulut kering atau xerostomia. Bau mulut karena menurunnya kadar air liur biasanya paling dirasakan pada saat-saat berikut ini:
      • Saat merasa lapar atau sedang berpuasa. Air liur muncul ketika Anda sedang mengunyah makanan. Namun air liur menjadi berkurang ketika Anda tidak mengunyah dalam waktu lama. Akibatnya bakteri berkembang dan menyebabkan bau mulut.
      • Di pagi hari. Produksi air liur berhenti saat Anda tidur. Berkurangnya air liur menyebabkan pertumbuhan bakteri.
      • Saat Anda haus atau tidak minum, tubuh juga tidak memproduksi banyak air liur sehingga proses pembersihan bakteri akan berkurang.
      Mulut kering juga dapat disebabkan oleh tarikan napas melalui mulut, bukan melalui hidung.
      Selain karena menurunnya kadar air liur, bau mulut  tidak sedap juga dapat disebabkan oleh hal-hal berikut ini:
      Tidak menggosok gigi
      Jika Anda tidak menggosok gigi setiap hari, partikel makanan akan memicu perkembangan bakteri di dalam mulut dan menyebabkan bau tidak sedap. Bau tidak sedap juga dapat muncul dari permukaan lidah yang penuh bakteri.
      Konsumsi makanan dan minuman
      Proses pengolahan makanan dalam mulut dapat meningkatkan jumlah bakteri yang menimbulkan bau busuk. Mengonsumsi makanan dengan bau atau rasa kuat sepertibawang merah/putih dan bumbu rempah-rempah lainnya juga dapat menyebabkan mulut berbau tidak sedap.
      Hal ini juga terjadi pada minuman-minuman dengan aroma kuat seperti alkohol dan kopi. Setelah dicerna, makanan yang masuk ke dalam pembuluh darah ini dibawa ke paru-paru dan memengaruhi napas Anda.
      Bau mulut akibat konsumsi makanan dan minuman semacam ini umumnya tidak berlangsung lama dan akan hilang setelah menggosok gigi atau berkumur dengan obat kumur antiseptik.
      Merokok
      Bau tembakau tinggal di dalam mulut Anda dan menyebabkan bau. Selain itumerokok meningkatkan risiko berkembangnya penyakit gusi yang juga dapat menyebabkan bau mulut.
      Diet
      Proses pencernaan lemak di dalam tubuh, sayangnya, juga menimbulkan pelepasan zat kimia bernama keton yang menyebabkan bau mulut tidak sedap.

      Indikasi Penyakit dan Konsumsi Obat

      Pada kondisi tertentu, bau mulut dapat terjadi karena penyebab yang lebih serius seperti berikut ini:
      Masalah gastrointestinal (perut dan usus)
      Bau mulut tidak sedap dapat disebabkan oleh penyakit yang berhubungan dengan perut dan usus (gastrointestinal) seperti infeksi H. pylori (infeksi bakteri pada usus kecil dan lapisan perut), serta gastro-oesophageal reflux disease (GORD) dimana asam lambung sering naik ke kerongkongan.
      Jika memang penyakit ini menjadi penyebab bau mulut Anda, kemungkinan dokter akan menyarankan untuk menjalani pemeriksaan endoskopi. Endoskopi adalah prosedur yang dijalankan dengan penggunaan alat bernama endoskop untuk memeriksa area di dalam tubuh.
      Jika masalah bau mulut Anda ternyata disebabkan oleh GORD atau infeksi H. pylori, dokter mungkin akan merekomendasikan Anda kepada spesialis sistem pencernaan. Penanganan yang dilakukan akan tergantung kepada penyebab penyakit Anda.
      Masalah gusi
      Bau mulut  tidak sedap yang berlangsung terus-menerus juga dapat disebabkan oleh masalah gusi. Penyakit gusi disebabkan oleh penumpukan plak pada gigi. Bakteri menyebabkan racun yang menimbulkan peradangan pada gusi, suatu kondisi yang jika tidak ditangani akan membahayakan gusi dan tulang rahang.
      Beberapa penyakit berikut ini juga dapat menimbulkan bau mulut  tidak sedap:
      • Penyakit yang memengaruhi kelenjar air liur seperti sindrom Sjögren atau skleroderma. Penyakit ini juga menjadi penyebab mulut kering.
      • Infeksi pada mulut seperti sariawan atau luka setelah pencabutan gigi.
      • Peradangan kronis atau peradangan pada paru, sinus, hidung, atau tenggorokan seperti bronkitis.
      • Kanker dan gangguan-gangguan metabolisme.
      • Diabetes.
      • Penyakit ginjal.
      Selain menjadi indikator adanya penyakit tertentu, bau mulut tidak sedap juga dapat disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu seperti:
      • Sebagian obat-obatan kemoterapi.
      • Nitrat: obat untuk menangani serangan angina, yaitu nyeri dada akibat terbatasnya aliran darah ke jantung.
      • Tranquilisers.

      Menangkal Bau Mulut Tidak Sedap

      Teratur menyikat gigi dan berkumur
      Sikatlah gigi Anda setidaknya pagi dan sore, masing-masing minimal dua menit. Usahakan untuk menyikat seluruh gigi, lidah, langit-langit mulut, dan gusi dengan pasta gigi mengandung flouride. Jangan lupa ganti sikat gigi Anda tiap tiga bulan sekali.
      Berkumurlah dengan cairan antibakteri dan menggunakan benang gigi untuk  menghilangkan sisa-sisa makanan yang tidak terjangkau oleh sikat gigi karena dengan menyikat gigi sekali pun ternyata masih menyisakan 40% area mulut yang belum bersih. Pilih obat kumur mengandung chlorhexidine atau hidrogen peroksida, tapi tanpa kandungan alkohol sehingga mulut tidak menjadi kering.
      Minum cukup air dan kunyah permen karet bebas gula
      Aktifitas mengunyah bisa menstimulasi kemunculan air liur yang akan menghindarkan Anda dari mulut kering penyebab bau mulut  yang tidak sedap. Minum cukup air secara teratur juga bisa membuat mulut Anda tetap lembap.
      Hindari konsumsi makanan dan minuman penyebab bau mulut
      Menyikat gigi setelah menyantap makanan dan minuman beraroma kuat tidak akan mencegah bau mulut. Satu-satunya cara adalah dengan menghindari konsumsi makanan dan minuman tersebut jika Anda hendak bersosialisasi dengan teman atau bekerja. Hal ini juga termasuk merokok. Selain menimbulkan bau mulut akibat aroma tembakau, merokok juga meningkatkan risiko penyakit gusi yang juga menjadi penyebab lain dari bau mulut tidak sedap.
      Selain itu mengonsumsi buah-buahan dan sayuran secara teratur, ditambah sedikit daging, dapat mengurangi risiko bau mulut tidak sedap.
      Teratur memeriksakan gigi
      Periksakan gigi secara teratur, setidaknya enam bulan sekali untuk mencegah penyakit-penyakit gigi dan gusi penyebab bau mulut.
      Catatan makanan
      Jika Anda tetap mengalami bau mulut  tidak sedap, tulislah daftar makanan dan obat-obatan yang Anda konsumsi tiap hari. Catatan ini dapat menjadi bahan bagi dokter Anda untuk menentukan masalah dan solusi yang akan disarankan.
      Halitofobia
      Sebagian orang selalu cemas bahwa mereka memiliki bau mulut tidak sedap, padahal sebenarnya sama sekali tidak. Ketakutan semacam ini disebut halitofobia. Pengidap halitofobia terobsesi selalu membersihkan mulut sesering mungkin. Terapi perilaku kognitif dapat membantu menangani paranoid ini.