ADVERTISE

Cari Disini

Translate

Thursday, May 12, 2016

Gigi Anda "Ngilu" ? Kenali Penyebabnya


Apakah Anda merasakan ngilu pendek, tajam, dan sesaat pada gigi Anda ketika mengonsumsi makanan/minuman dingin, panas, manis, ataupun asam? Apakah Anda merasakan ngilu pada saat-saat tertentu saja, seperti ketika menyikat gigi atau ketika berada di udara yang dingin? Mungkin Anda menderita "hipersensitivitas dentin", nama lain dari gigi sensitif. 
 
Gigi sensitif merupakan permasalahan pada gigi yang berbeda dari kelainan gigi lainnya. Gigi sensitif bukanlah suatu penyakit, melainkan terdapatnya perubahan pada struktur gigi dan gusi, dimana terjadinya penipisan lapisan email (lapisan pelindung terluar gigi) dan gusi menurun, yang seringkali disebabkan oleh penyikatan gigi yang terlalu kuat, serta konsumsi makanan/minuma yang mengandung asam secara berlebihan. Umumnya penderita gigi sensitif berada pada rentang usia 25-50 tahun.

Gigi sensitif, atau seringkali biasa disebut dengan "gigi ngilu", kerap kali timbul ketika terkena rangsang dari konsumsi makanan/minuman dingin, panas, manis, ataupun asam. Rasa ngilu yang timbul karena gigi sensitif umumnya terasa tajam, pendek, dan hanya timbul ketika berkontak dengan rangsang diatas. Rasa ngilu pada gigi sensitif juga terkadang timbul saat menyikat gigi dan berada di udara dingin. Gigi sensitif merupakan suatu permasalahan pada gigi yang berbeda dengan kelainan gigi yang lainnya. Berbeda dengan kondisi gigi bolong dimana, rasa ngilu yang timbul pada gigi bolong umumnya terasa berkepanjangan dan dapat timbul tanpa kontak rangsang.
 
Menyikat gigi secara rutin menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif. Sensodyne diformulasikan khusus untuk gigi sensitif, terbukti secara klinis memberikan perlindungan dari rasa ngilu pada gigi sensitif. Selain itu, disarankan untuk menyikat gigi dengan tekanan yang pelan dan tidak terlalu kuat, serta menggunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut

Gigi sensitif terjadi oleh karena terjadinya penipisan lapisan email, serta penurunan gusi. Dalam beberapa kasus, terdapat beberapa perlakuan kosmetik pada gigi yang juga dapat menyebabkan gigi sensitif, diantaranya pemakaian behel dan bleaching (proses pemutihan pada gigi). Selain itu dapat dipicu oleh beberapa hal diantaranya:
  • makanan/minuman dingin
  • makanan/minuman panas
  • makanan/minuman asam
  • makanan/minuman manis
  • Stimulus kimiawi
  • Penyikatan gigi yang terlalu kuat
Proses pemutihan gigi sedang menjadi tren masa kini. Namun penggunaan pasta gigi yang mengandung pemutih (whitening) dikhawatirkan beresiko terhadap timbulnya gigi sensitif. Namun, tidak selalu pasta gigi yang mengandung pemutih akan membuat gigi menjadi sensitif. Yang perlu diperhatikan adalah cara kerja bahan pemutih pada pasta gigi tersebut. Jika bahan pemutih bekerja dengan cara mengikis lapisan email yang mengalami pewarnaan, maka hal ini dapat beresiko menimbulkan gigi sensitif. Namun jika bahan pemutih tersebut bekerja dengan cara hanya mengangkat noda/plak pada permukaan email, maka cukup aman bagi permukaan gigi. Lihat "Proses pemutihan gigi dan gigi sensitif

Sumber : https://www.sensodyne.co.id

No comments:

Post a Comment

Terima Kasih Sudah Berkunjung